Poztmo™ Media

Sholat Dhuha : Doa, Tata Cara dan Bacaannya

Advertisements
Sebagai salah satu amalan shalat sunat yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah mengingat didalamnya terkandung begitu banyak manfaat atau rahasia yang patut diketahui oleh para kaum muslimin sekalian, Shalat Dhuha dilaksanakan pada waktu pagi hari saat matahari baru terbit dengan ketinggian sekitar tiga hasta atau sekitar jam 9 pagi sampai dengan tiba waktu dhuhur.

Beberapa hadist secara spesifik menyebutkan berbagai manfaat sholat sunat yang satu ini, seperti tersebut dalam beberapa hadis berikut :

"Setiap sendi tubuh setiap orang di antara kamu harus disedekahi pada setiap harinya. Mengucapkan satu kali tasbih (Subhanallah) sama dengan satu sedekah, satu kali tahmid (Alhamdulillah) sama dengan satu sedekah, satu kali tahlil (La ilaha illallah) sama dengan satu sedekah, satu kali takbir (Allahu Akbar) sama dengan satu sedekah, satu kali menyuruh kebaikan sama dengan satu sedekah, dan satu kali mencegah kemungkaran sama dengan satu sedekah. Semua itu dapat dicukupi dengan melaksanakan dua rakaat shalat dhuha." (HR Muslim dan Abu Dawud).

"Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan shalat dhuha dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya." (HR Tirmidzi).

"Barang siapa yang menunaikan shalat Subuh kemudian ia duduk dan tidak mengucapkan perkataan yang sia-sia, melainkan berzikir pada Allah SWT hingga menunaikan shalat dhuha empat rakaat, maka dosa-dosanya akan terhapus bersih seperti anak yang baru dilahirkan oleh ibunya, ia tidak punya dosa." (HR Abu Ya’la).

"Sesungguhnya di surga kelak terdapat pintu yang bernama adh-Dhuha, dan pada hari kiamat nanti akan terdengar panggilan, di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat dhuha, ini adalah pintu kalian masuklah kalian dengan rahmat Allah SWT." (HR Thabrani).


sholat dhuha

Salah satu manfaat, faedah atau rahasia yang terkandung dalam shalat Dhuha adalah membuka pintu rejeki, sebagaimana yang tertulis dalam hadist "Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Shalat Dhuha) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya" (HR.Hakim dan Thabrani).


Tata Cara Sholat Dhuha

  • Niat didalam hati bersamaan Takbiratul Ihram. "Usholli sunnatadhuha rak 'ataini mustaqbilal qiblati ada al lillaahi ta'aala"  (Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah ta'aala)
  • Membaca doa Iftitah.
  • Membaca surat al Fatihah.
  • Membaca membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu tersebut. Namun bagi yang belum hafal, boleh membaca surat atau ayat Al-Qur'an lainya.
  • Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha. Bagi yang belum hafal, boleh membaca surat atau ayat Al-Qur'an lainya.
  • Melakukan gerakan-gerakan shalat dan membaca bacaan doa sebagaimana pada waktu shalat fardhu seperti Ruku', iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam.
  • Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat 2 rakaat, artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam.
  • Untuk bacaan surah, sebenarnya tidak ada hadist yang mengaturnya melainkan sekedar ijtihad belaka, kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalah sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat tersebut, melainkan shalat Fajr. Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karena semua Al-Qur'an adalah kebaikan.

Doa Sholat Dhuha

Tidak ada pembatasan dalam doa saat shalat Dhuha ini selama doa untuk kebaikan, namun doa yang terkenal dan sering dipergunakan adalah doa mazhab Syafi'i. Selain doa itu kita boleh membaca doa yang kita sukai. Namun saat hendak berdoa, sebaiknya jangan melupakan agar memulainya dengan menyebut nama ALLAH, bersyukur kepada-NYA dan kemudian bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ . اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي الْسَمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِيْ الأَرْضِ فأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مَعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا أَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Jika anda belum mahir dalam membaca tulisan Arab Al Quran, maka berikut ini video doa Dhuha yang bisa anda pelajari dan tiru atau anda bisa membaca tulisan latinnya dibawah :
Bacaan : "Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu'asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba'idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita 'ibaadakash shalihin" Artinya: Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU – dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU. Ya ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah – dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU. Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang shaleh."
Demikianlah sedikit tulisan tentang manfaat, tata cara dan doa sholat dhuha yang semoga bermanfaat bagi kita semua dan menjadi amal kebaikan bagi penulis.

Advertisements